CIRI - CIRI KANKER PADA TUBUH DAN CARA MENCEGAH KANKER

    Salam sahabat Muhammad Ali Life. Dewasa ini, pengertian kanker yaitu merupakan penyakit yang dapat menyerang seluruh tubuh. Tubuh anda secara teratur memproduksi sel baru yang berguna untuk pertumbuhan serta untuk menggantikan sel yang rusak atau sakit. Secara normal sel tubuh berkembang dengan cara yang tetap. Namun ada pula pertumbuhan yang tidak terkontrol yang kemudian tampak seperti benjolan yang disebut tumor.

www.muhammadalii.com



    Tumor terdiri dari tumor jinak dan tumor ganas. Tumor jinak ketika terjadi pertumbuhan sel yang tidak normal yang tidak melewati batas jaringan, tumbuh lamban, bersimpai,dan berselaput pembungkus sehingga dapat untuk di angkat melalui operasi, yaitu pada pengidap kanker stadium lanjut. 

    Sedangkan tumor ganas atau kanker adalah pertumbuhan sel yang abnormal yang tumbuh secara cepat. Tidak bersimpai dan tumbuhnya menyusup kebagian lain melalui pembuluh getah bening.
Pada setiap pasien kanker, komplikasi yang sering timbul merupakan infeksi, yaitu pada tahap pengidap kanker stadium lanjut. Infeksi ini terjadi karena kekurangan protein dan zat gizi lainnya, serta penekanan sistem imun yang sering terjadi setelah pengobatan konvensional.

DIAGNOSIS

     Diagnosa kanker akan melalui beberapa tahap. Dokter akan melakukan wawancara medis Secara detail, kemudian pemeriksaan fisik menyeluruh yang di sesuaikan dengan jenis kanker yang di curigai. Selain itu pasien akan menjalani pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, radiologis ( scan tulang, CT scan, MSI, X - ray, dan biopsi). Jenis pemeriksaan sangat bergantung pada jenis kanker. Setelah diagnosis di tegakkan. Barulah dokter akan menentukan mendiagnosis, stadium, dan cara pengobatannya.
 
GEJALA
    Tanda-tanda adanya penyakit kanker sangat bergantung kepada bagian organ yang terjangkit. Namun secara umum kanker memberikan gejala antara lain:
    •  Terdapat pendarahan atau pengeluaran cairan yang tidak normal dari hidung secara terus-menerus, seperti mimisan, keluarnya cairan puting susu yang terdapat darah, cairan liangsanggama yang berdarah di luar siklus menstruasi atau menupause, darah pada kemih, adanya darah pada feses ketika buang air besar, hingga batuk atau muntah yang mengeluarkan darah.
    •  penurunan berat badan dengan cepat akibat kurangnya lemak dan protein.
    • Benjolan pada payudara
    •  perubahan tahi lalat atau kulit yang terjadi secara tidak normal.

    Secara spesifik kanker memiliki tipe berdasarkan organ yang di serangnya. Gejala yang terjadi memiliki ciri khas masing-masing, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadinya Kombi gejala.
1. Kanker Otak 

Sakit kepala, badan terasa lemah,kebas pada tangan dan kaki, perubahan pada ingatan, kesulitan berjalan, perubahan tidak normal pada penglihatan secara signifikan, kesulitan berbicara.

2. Kanker Mulut

Adanya terdapat sariawan pada mulut, lidah,dan gusi yang tidak kunjung sembuh.

3. Kanker Nosafaring

   Pendarahan yang ringan pada hidung hingga berat, atau sumbatan pada hidung, telinga nyeri, telinga berdenging, rasa tidak nyaman, keluhan pada mata hingga pandangan ganda, pembesaran atau benjolan pada leher.

4. Kanker leher Rahim

   Gejala paling umum dari kanker leher rahim adalah pendarahan abnormal dari vagina atau terdapat flek kekuningan yang encer di ikuti dengan bau amis pada vagina. Pendarahan ini terjadi ketika sehabis melakukan hubungan seksual, tetapi dapat juga muncul pendarahan pada dua siklus menstruasi atau menupause. Apabila kanker telah menyebar ke panggul, maka nyeri pinggul dapat terjadi diikuti dengan hambatan dalam berkomunikasi serta pembesaran ginjal.

5. Kanker Ovarium

  Yang terjadi  Pada umumnya tidak didapatkan gejala dini pada kanker ini, seandainya ada biasanya samar-samar. Gejala tersebut yaitu diantaranya nyeri pada area panggul, kembung, mudah lelah, penurunan berat badan, konstipasi, dan perdarahan menstruasi yang terjadi tidak teratur. Pada pemeriksaan fisik, jika didapatkan adanya suatu massa atau benjolan pada panggul merupakan tanda yang perlu dicurigai.

6. Kanker Payudara

    Adanya seperti benjolan, penebalan kulit, perubahan bentuk payudara, gatal-gatal, kemerahan, rasa sakit yang tidak berhubungan dengan menyusui atau menstruasi.
    Kanker Saluran Pencernaan
    Adanya darah dalam kotoran yang ditandai dengan warna merah terang atau hitam, rasa tidak enak terus-menerus pada perut, benjolan pada perut, rasa sakit setelah makan, penurunan berat badan.

7.Kanker Serviks

    Pendarahan di periode-periode datang bulan, pengeluaran darah saat menstruasi yang tidak seperti biasanya, dan rasa sakit yang luar biasa.

8. Kanker Kolon

    Pendarahan pada usus, ada darah pada kotoran, perubahan buang air besar (diare yang terus-menerus atau sulit buang air besar).

9. Kanker Kandung Kemih atau Ginjal

    Ada darah pada air urine, rasa sakit atau perih pada saat buang air kecil, keseringan atau kesulitan buang air kecil, sakit pada kandung kemih.

10. Adanya Kanker Prostat

    Kencing tidak begitu lancar, rasa sakit yang terus-menerus pada pinggang belakang, penis dan paha atas.
    Kanker Darah (Leukimia)
    Pucat, kelelahan kronis, penurunan berat badan, sering kena infeksi, mudah terluka, rasa sakit pada tulang dan persendian, dan mimisan.

11. Kanker pada Kulit

    Munculnya berupa benjolan pada kulit yang menyerupai kutil (kemudian mengeras seperti tanduk), infeksi yang tidak kunjung sembuh, bintik-bintik berubah warna dan ukuran, rasa sakit pada daerah tertentu, perubahan warna kulit berupa bercak-bercak.

Pengobatan


       Bagi penderita kanker, berbicara dengan keluarga dan teman dapat meringankan beban yang dirasakan. Jadi, janganlah untuk ragu menumpahkan perasaan kepada setiap mereka yang Anda sayangi dan percaya.

    Menderita kanker erat hubungannya dengan masalah keuangan. Hal ini begitu amat penting untuk dibahas bersama keluarga tercinta dan dokternya, secara terbuka dan jujur. Diskusikanlah masalah ini dengan keluarga tidak perlu memaksa untuk menanggungnya sendirian.

     Tetaplah dalam kondisi fit dan aktif. Hidup secara normal seperti biasa dan selalu berpikir positif sangat begitu penting. Usahakan untuk kembali pada aktivitas semula setelah menjalani proses kemoterapi, tentunya setelah membicarakan hal tersebut dengan keluarga dan dokter.

     Pada akhirnya, kemoterapi merupakan upaya bersama. Keluarga, kerabat, atasan, serta rekan kerja amat perlu untuk membantu mendukung dalam proses penyembuhan. Dengan dituntun oleh seorang dokter yang sangat terampil dibidangnya, biasa menghadapi pasien kanker, dan menguasai perihal obat-obatan antikanker serta efek sampingnya bagi sipasien, pasien memiliki kesempatan untuk hidup dalam waktu lebih lama. Namun, keberhasilan sebenarnya menjadi tanggung jawab semua orang yang mengelilingi, terlebih lagi khususnya keluarga.

      Pengobatan kanker pun bergantung terhadap pada jenis ataupun tipe kanker yang diderita, darimana asal kanker tersebut terjadi atau pola penyebarannya. Umur,bila kondisi kesehatan umum pasien, serta sistem pengobatan juga sangat memengaruhi proses pengobatan kanker. Pengobatan yang umumnya diberikan adalah melalui:

    Operasi.
    Kemoterapi dengan obat-obatan.
    Radioterapi dengan menggunakan sinar radiasi.
    Terapi hormonal untuk peningkatan daya tahan tubuh.

     Secara lebih umum, biasanya digunakan lebih dari satu macam cara saja pengobatan. Misalnya pembedahan kemudian diikuti oleh kemoterapi atau radioterapi, bahkan juga sering kali pengobatan digunakan dengan kombinasi (operasi, kemoterapi, dan radioterapi). Sesudah itu, terkadang diberikan terapi khusus hormonal dan biologik sesuai dengan kebutuhan sipasien.

    Tujuan utama dari operasi adalah untuk mengangkat kanker secara keseluruhan, karena kanker hanya dapat sembuh jikalau belum menjalar ke tempat lain. Sedangkan kemoterapi dan radiasi sangat bertujuan untuk membunuh sel kanker atau menghentikan pertumbuhan sel kanker aktif yang masih tertinggal, atau paling tidak memperlambat perkembangan sel kanker baru didalam tubuh.

    Dengan demikian, kanker juga dapat disembuhkan secara total melalui beberapa pengobatan kemoterapi dan radiasi. Atau bila kanker sudah sedemikian lanjut sekali, setidaknya pengobatan tersebut dapat berfungsi untuk mengurangi terjadinya gejala.

Pencegahan

     Hingga saat ini, cara pencegahan kanker yang 100% benar-benar efektif belum ditemukan. Beberapa cara yang telah diperkirakan mampu untuk mencegah kanker alakt diantaranya dengan menghindari pemicu-pemicu mutasi gen, seperti merokok, terlalu sering terkena paparan sinar matahari, virus-virus tertentu (salah satunya virus Human papilloma, virus penyebab kanker serviks), salah satu bahan kimiawi penyebab kanker, obesitas, dll.

Penyebab

     Kanker dapat disebabkan oleh DNA yang terdapat di dalam sel yang sering kali berubah menjadi tumor jinak, dan sebagian lagi akhirnya menjadi tumor yang sangat ganas atau kanker. Perubahan inilah yang akan menyebabkan pertumbuhan sel yang sangat begitu cepat dan tidak terkontrol.

    Secara umum, beberapa alasan terjadinya hal ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu 1) dikarenakan mutasi gen yang telah ada sejak lahir yang diturunkan dari generasi orangtua atau akibat gangguan pembentukan gen sebelum lahir; dan 2) mutasi gen setelah lahir yang disebabkan oleh asap rokok, radiasi, virus, bahan kimiawi penyebab terjadinya kanker, obesitas, akibat hormonal, peradangan dalam jangka waktu lama, dan lain-lain.

Baca juga :
penyebab-kanker-serviks
Menjaga-kesehatan-reproduksi-pada-usia remaja
Penyebab-kolesterol-dan-batas normalnya
Cara-memutihkan-wajah-alami-tanpa-cream
5-upaya-menjaga-kesehatan-diri-sendiri