Saturday

Kebiasaan Hari Raya Idul Fitri Orang Indonesia Yang Menarik

https://www.muhammadalii.com/2020/05/Kebiasaan-Hari-Raya-Idul-Fitri-Orang-Indonesia-Yang-Menarik.html

Salam Sahabat Muhammad Ali Life, dewasa ini tidak terasa bulan Ramadhan hampir usai. Umat muslim menantikan datangnya hari raya Idul Fitri untuk merayakannya bersama keluarga. Menjelang lebaran seperti ini, tentunya banyak yang dilakukan dan menjadi kebiasaan orang Indonesia. Apa aja kebiasaan orang Indonesia menjelang Lebaran? Berikut beberapa diantaranya


1. Mudik

Mudik sudah menjadi tradisi yang paling dekat dengan masyarakat Indonesia menjelang lebaran. Bagi orang-orang yang sedang belajar ataupun bekerja di daerah jauh dari tempat tinggal, berkumpul di hari lebaran adalah sebuah keharusan. Karena pada kesempatan ini mereka bisa bersilaturahmi dan saling memaafkan dengan sanak saudara di waktu yang sama. Saking fenomenalnya, aktifitas mudik ini selalu menjadi topik pembahasan yang selalu diberitakan di layar televisi menjelang hari raya di Indonesia.


2. Membeli pakaian baru

Mendekati lebaran seperti saat ini, kamu pasti sering melihat pusat perbelanjaan dipadati oleh pembeli. Masyarakat beramai-ramai pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli baju baru, sandal baru, sepatu baru, mukena baru, toples baru dan sebagainya. Hal ini mungkin sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia yang erat kaitannya dengan keyakinan masyarakat jika Idulfitri berarti kembalinya ummat Islam kepada kondisi fitri atau suci. Meskipun kembalinya jiwa yang baru tidak harus dengan memakai pakaian serba baru, yang penting bersih.


3. Membersihkan dan memperindah rumah

Coba perhatikan tetanggamu saat moment menjelang lebaran saat ini, biasanya mereka akan terlihat sangat sibuk membersihkan rumah masing-masing. Membersihkan halaman, mengecat pagar, mengecat tembok, membersihkan sarang laba-laba, mengelap kaca, memasang gorden jendela baru, dan memotong rumput halaman, seperti sudah menjadi ritual yang tak boleh ditinggalkan. Hal ini dilakukan sebagai persiapan menyambut para tamu yang akan berkunjung ke rumah pada hari raya nanti. 


4. Membuat beragam jenis kue

Kue kering seperti nastar, putri salju, kastengel dan sejenisnya merupakan primadona lebaran yang selalu sering ada di rumah-rumah masyarakat Indonesia. Bukan hal yang Baru,  ketika saat bertamu ke rumah sanak saudara ataupun tetangga, kita pasti selalu menemukan kue kering ini bersama kue-kue lain tertata apik dalam toples-toples di meja. Meskipun kamu sering dapat rengginang dalam toples roti sih.


5. Menukar uang baru untuk dibagi-bagi

Sering melihat orang mengantre di bank untuk menukar uang baru menjelang lebaran kan? Mereka mengantre untuk menukar uang pecahan baru yang biasanya bernominal lima ribuan, sepuluh ribuan, dua puluh ribuan dan lima puluh ribuan. Pemandangan ini khas ditemukan menjelang lebaran karena biasanya uang itu nanti digunakan untuk diberi kepada keponakan dan saudara, khususnya anak-anak yang bersilaturahmi ke rumah mereka. 
Baca Juga : Manfaat Buah Anggur


6. Memberi atau mendapat THR

Tunjangan Hari Raya (THR) sudah menjadi salah satu tunjangan yang harus diberikan kepada karyawan oleh mayoritas perusahaan di Indonesia. Pada saat menjelang hari raya topik mengenai THR pasti ramai menjadi perbincangan Setiap orang dewasa. Terlebih bagi orang-orang dengan status karyawan. Gimana? Tahun ini kamu dapat THR berapa?


7. Ziarah ke makam

Walaupun tidak semuanya ummat muslim Indonesia yang melakukannya, namun kebiasaan menziarahi makam sanak saudara yang telah meninggal ini masih banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan atas keinginan mereka mendoakan orang tua khususnya, dan anggota keluarga lain yang telah tiada di hari penuh barokah di bulan ramadhan. Menziarahi makam merupakan cara terbaik untuk mengingat bahwa semua manusia pasti akan mati nantinya. 


Sesungguhnya, hakikat hari raya Idul Fitri adalah perayaan kemenangan iman dan ilmu atas nafsu di medan jihad Ramadhan. Setelah mampu menundukkan hawa nafsu, kita dapat kembali ke fitrah. Kembali ke fitrah (Idul Fitri) berarti kembali ke asal kejadian.

Manusia terlahir tanpa beban kesalahan apa pun. Tiap insan lahir suci tanpa noda dan dosa. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda dalam sebuah hadis, "Setiap kelahiran itu adalah fitrah, maka kedua orang tuanyalah yang menjadikan (anak-anak mereka) Yahudi, Nasrani, ataupun Majusi."

Idul Fitri ini juga populer dengan sebutan Lebaran. Lebaran diambil dari akar kata lebar yang maknanya tentu agar di hari raya kita harus berdada lebar (lapang dada). Sifat lapang dada untuk meminta dan sekaligus memberi maaf (al-‘afwu: menghapus, yakni menghapus kesalahan kepada sesama.

Sebagai manusia yang memiliki potensi untuk berbuat salah dan khilaf, maka saatnya kita menyadari kesalahan dan berusaha kembali ke fitrah dengan cara memperbaiki hubungan sesama (human relations) secara baik.

Hari raya Idul Fitri adalah suatu momentum yang paling ditunggu untuk  menyempurnakan hubungan vertikal antara hamba kepada Allah SWT (hablun minallah) dan secara horizontal membangun hubungan sosial yang baik (hablun minnannas). Dengan begitu, terbentuklah garis plus tanda positif (+) dari persinggungan antara yang vertikal dan horizontal tadi.Alangkah ruginya jika umat Islam tak memanfaatkan mudik untuk mengonstruksi hablun minannas dengan saksama dan optimal.

Selain itu, kita juga bisa memanfaatkan halalbihalal, yang merupakan tradisi khas bangsa, yang telah diwariskan oleh nenek-moyang sejak bertahun-tahun. Barangkali ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk wadah silaturahim masyarakat.

Dengan catatan tidak mementingkan pesta dan hura-huranya, akan tetapi lebih mengutamakan pendekatan kekeluargaan yang diwarnai kasih sayang di antara sesama insan.Semoga kita bisa dapat menjaga fitrah. Minal ‘aidin wal faizin (artinya: mudah-mudahan kita termasuk yang kembali ke fitrah dan jadi orang-orang yang sukses.

Mawar mekar berseri di pagi hari
Pancaran merah menyapa hati
Pesan dikirim sebagai utusan diri
Ali dan keluarga Mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri


Oleh : Muhammad Ali
Sumber : Google

Baca Juga :

COMMENTS

Name

Email *

Message *